Selasa, 15 April 2014

hi life

it's been 4 month of 2014
and how's life happening?

i am still that lazy one to write and keep busy working in the office
so that my resolution to keep on writing in this early of year has failed :(
but lets hope that i can make it better

yeah i have to push myself
being consistent is that something we called 'difficult'
:(
poor me

Selasa, 31 Desember 2013

new year is minutes to come

happy new year everyone :)
next year is only minutes more :)
hope next year will be so much fun, even more than this year
bye bye 2013, i love you much
i'll love you too 2014 :*

Kamis, 26 Desember 2013

BUKIT BATU HITAM, the black stone hill yeah!!

the last stand man hahaa

it's a cloudy sunday, but my friends and i really wanted to spend this day for travel. so, i remebered my friend in baumata who have promised me to take me to a beatiful hill called bone. so, i contacted them and the next minutes we've already arrived.

they told me that bukit bone is so beautiful, even we can see the southern sea of timor from there! wow!
actually it would be closer if we went there from kota kupang, through jalur 40 to Nekamese. but, we went there from baumata, but the view still so stunning!

many cows here

i saw many savanna  in soe, it's the next city after kupang (about 2 hours), but i have never expected that there are also savanna in kupang!!
yeah, here it is in bukit bone, many people called it as bukit batu hitam, because it's a very big black stone stood there. yeah bukit batu hitam is totally awesome!!
the grass grow very good, it looks like grass in park, but actually they grow naturally without any human's touch, yeah the same like mostly savanna i saw in soe
besides, we also can see the southern sea of timor from this hill, even its turqoise-color!
unfortunately, we arrived there in a bad weather, it's very thick cloud, the next minutes the rain dropped so hard, but we still enjoyed the moment so much
about six kilo from the hill there's also a praying garden, it's bunda maria catholic's praying garden, and definitely with its amazing view :)
take a pose, buddies!


because of the rain i could only take a few picture, so sad :(

bunda maria statue in the praying garden

even it's a good location for prewedding picture ;)

Selasa, 17 Desember 2013

GOOD MOM COOL MOM

Mommy... mom or mother


mbak nita, a kind of cool mom
 
first of all, let me know you how you describe "cool mom good mom"
for me, it means be SMART WOMEN EVERY TIME
and what about you guys?
 i am going to marry next year, that's how recently i spend my time a lot to think, how to be a good mom, cool mom
maybe the first step is being wife anyway, but i think i have to think the bigger one, being mom!

i was grown up with no mother because i am an orphan, but i think i passed all my teenage era safely. i've not too naughty and still get good mark in school and university, but in some parts sometime i did many dangerous things because i have no one to share about... hahaha
so, that i decide to prepare myself to be good mom since NOW

sergio with his mom and tukik too :)

i wanna tell you about my friend, her name is Mbak Nita
i thinks she's a kind of cool mom ever!
i've meet her in plane when we're going to derawan
i was talking with my boyfriend about how to get to derawan, and she was listening and asking me share the boat. after that we met at the island, but because the price of boat is too expensive so i thought i can't join with her, but she said it's okay to pay as much money as i have, wow! how kind she was!
Mbak nita was traveling with her son, named Sergio, he's a year younger than me. She said that she love traveling a lot, and used to go everywhere with or without her husband. WOW!
She said that her husband does not like travel in nature, he loves to go shopping or  just sightseeing in the city. So she spent time to travel with her friends or with her son.
What do you think? I think it's cool enough to have traveled to derawan just with your son!
Mbak Nita told me that she's fifty! OH MY GOOD, i really can't trust this, because she looks very very veryyy younger, like 30 and still very beautiful for a mom with a 20's years old's son
i though sergio was his boyfriend before x_x
enjoy traveling everywhere
 
i think mbak nita is one of my inspiration
she still loves and enjoys traveling so much
in everytime we met a snorkling spot in derawan islands, she always be the first to jump out of the boat and go swimming! when we met a manta ray, she's the one who jump out of the boat and swim with the big manta, with no fear!!! pretty cool!!!

i wanna be a good mother who can travel with my son/ doughter
i think learning in nature is more fun than just sitting and reading books or watching films
many people said that when you're getting married, your life will be end, you can't traveled anymore, and just stay at home waiting for your husband and keep your children at home
NOPE!!!! BIG NO!!!!!
I wanna be a good mom. and still spend time to travel, especially with family, husband or children
i think married is the next challenge i have to passed
no word for  not ready!!!
maybe i have to seek for more good mom for examples
so they can inspired me much :)
cool mom will travel with her son
do you have it? let me know.

mbak nita, sergio and two smugglers :p

i trust a lot that travel will always make you happy, looks younger and healthy
 

Selasa, 03 Desember 2013

BAUMATA, The Little Oasis


sumber mata air desa Baumata
 
Baumata sebenarnya adalah nama sebuah desa di kabupaten Kupang. Jaraknya sekitar 45 menit dari kota kupang. Baumata terkenal dengan sumber airnya yang melimpah ruah, tidak pernah habis dan bening sekali. Bahkan, selokan di depan rumah pun bisa dibuat mandi saking beningnya. Sumber mata air Baumata juga menjadi sumber mata air salah satu air isi ulang terkemuka di kota Kupang.
Tempat wisata yang terkenal di desa ini adalah kolam renang Baumata, karena kolamnya menggunakan air alami dari sumber dan tidak ditambahkan kaporit, selain segar airnya juga dingin sekali... brrrr
berbagi cerita dengan para pemuda baumata *ternyata diam-diam mereka memotret saya, hehe

Saya tertarik untuk jalan-jalan ke sana dan ingin melihat sumber air ini sebenarnya berasal dari mana. Setibanya disana saya bercakap-cakap dengan pemuda desa yang menjaga kolam renang. Mereka menjelaskan kalau karang taruna di sini aktif bergantian untuk memelihara dan menjaga kolam. Air yang melimpah ruah itu sebenarnya berasal dari mata air yang ada di belakang kolam, di sana juga ada hutan lindung yang terdapat goa tempat bersumbernya air yang paling utama. Sayang sekali ketika saya kesana, hutan tersebut tidak bisa di kunjungi karena sudah di tutup untuk umum. Akan tetapi saya beruntung berkenalan dengan para pemuda desa yang baik hati tersebut karena mereka mengajak saya melihat sumber air yang ada di belakang kolam. Sejak banyaknya warga dari luar desa yang datang mengambil air terlalu banyak dan bahkan kadang mengotori sumber air tanpa bertanggung jawab, kawasan sumber air ini di tutup untuk umum, dan hanya boleh dimasuki warga desa Baumata saja. Waw, betapa beruntungnya saya :)
mandi segarrr
 Sumber mata air baumata memang bening sekali, dan dingin. Banyak warga sekitar yang memanfaatkan untuk mandi, mencuci dan mengambil air. Desa ini tidak pernah mengalami kekeringan sama sekali, bahkan PDAM kota kupang banyak mengambil air dari daerah ini untuk dialirkan ke saluran-saluran air di kota Kupang. Tak heran pula kalau di daerah ini juga banyak sawah, karena debit air yang tidak pernah kekurangan. Tanaman, dan buah-buahan banyak tumbuh subur di desa ini, bahkan banyak orang yang menjual buah-buahan dan sayur mayur di pinggir jalan, sekali berenang bisa tuh kita belanja karena semuanya masih fresh dari ladangnya :)
mendekati senja di desa baumata

Talking about the WEATHER

Selama ini pulau Timor terkenal dengan kondisi kekeringannya. Kesulitan air. Sejauh dan sedekat mata melirik atau pun melotot semuanya hanya karang yang terlihat. Bahkan banyak iklan mulai air minum, sabun sampai partisipasi politik mengatasnamakan NTT, atau lebih tepatnya ke pulau Timor-nya. 
Sebegitu mengenaskannya kah tinggal di Pulau Timor?
Saya rasa tidak!
Tinggal di sini begitu menyenangkan, meskipun sejauh mata memandang kita dengan mudahnya melihat laut, tapi tidak semua daerah kekurangan air. Bahkan PDAM Kupang juga semakin berbenah untuk mengatasi kekurangan air di rumah-rumah warga. Ada juga beberapa daerah yang dekat dengan sumber mata air, seperti daerah fontein, airnona, sehingga tidak semuanya mengalami kekeringan. Harga satu tangki air atau 50.000 Liter pun juga tidak terlalu mahal, hanya Rp 50.000,- sampai Rp 60.000,- . Yang lebih membuat saya merasa cozy pula, musim di sini sangatlah unik, tapi tidak terlalu berbeda dengan pulau Jawa, tanah lahir saya. Memasuki awal tahun hingga bulan Mei 2012, cuaca di Kupang masih sering hujan, bahkan di kota yang dikelilingi gunung seperti Soe, hujan turun lebih-lebih lagi. Memasuki bulan Juni-Agustus mulai musim kemarau kering, anehnya di musim ini cuaca dingin sekali, air sedingin es, bahkan angin yang bertiup selalu membuat saya menggigil. Memasuki bulan September-Oktober cuaca berubah panas sekali, gerah setiap hari, untungnya Siang hari saya bekerja di ruangan ber-Ac jadi tidak terasa panasnya, hehe, tetapi ketika malam cuaca memang menjadi lebih gerah, namun masih bisa diatasi meskipun hanya dengan kipas angin. Saya rasa malah lebih gerah cuaca di Surabaya, karena sebelumnya saya sempat tinggal di Surabaya selama 5 tahun. Memasuki bulan November-Desember hingga awal tahun dan Bulan Mei pun cuaca masih hujan. Bahkan di sini Hujan kadang begitu ngeri, turun terus-menerus dan deras disertai angin kencang. Apalagi jalan di sini berbukit-bukit sehingga air segera mengalir ke daerah yang lebih rendah dan langsung ke laut, jadi aman, tidak ada banjir, hehe
Jadi, apa bedanya dengan tinggal di Jawa?
Mungkin karena saya masih tinggal di kota Kupang, cuacanya masih nyaman, jadi saya tidak terlalu merasakan keringnya pulau Timor. Tapi sebetulnya tinggal di sini tidak seburuk yang diberitakan di televisi. Setiap daerah mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing, kan? Tinggal bagaimana kita beradaptasi dengan alam.
Kupang memang panas, tapi di sini tidak ada polusi, jadi ketika angin bertiup, sepanas-panasnya cuaca tetap terasa adem hehe
Yang wajib kita punya selama di sini sih adalah sunblock dan sunglass, apakah karena cuaca terlalu panas?
Jawabannya: Bukan. Karena disini banyak pantai-pantai cantik berpasir putih yang akan menyilaukan mata kita ;)

salah satu pantai di Kupang, tebak dimana ;)

Jumat, 29 November 2013

Kunyah-kunyah Sirih Pinang

buah pinang kering, mirip choco crunch kan?

Budaya mengunyah sirih pinang sebenarnya adalah budaya yang umum di Indonesia. Orang jawa juga banyak yang mempunyai kebiasaan mengunyah sirih pinang, tapi sekarang seiring berjalannya jaman, budaya sirih pinang sudah jarang di temukan di Jawa. Terakhir saya melihat nenek yang mengunyah sirih pinang di desa saya pun ketika saya masih duduk di taman kanak-kanak. Memori itu terkenang sampai sekarang, karena mengunyah sirih pinang menurut saya terlihat cukup nyentrik.
BIBIR MERAH. LUDAH MERAH.

seorang kakek salah satu anggota pengunyah laskar sirih pinang
 
Ketika saya kecil dulu, sempat tertanam diingatan saya, orang yang mengunyah sirih pinang adalah vampir atau drakula. Betapa tidak, bibir dan ludah mereka tampak kemerahan, menyeramkan.
Tetapi ketika itu saya dijelaskan oleh nenek teman saya yang hobinya makan sirih pinang, kalau sebenarnya beliau sedang mengunyah sirih pinang dan bisa menghasilkan warna merah di mulut.
Itu memori 20 tahun yang lalu, dan sekarang saya bertemu lagi dengan para pecinta sirih pinang.
Budaya sirih pinang sepertinya masih ngetren sekali di Timor dan terutama Indonesia Bagian Timur. Kita dapat dengan mudah sekali menemui orang-orang baik tua-muda, laki-laki-perempuan, besar-kecil, semuanya suka makan sirih pinang. Bahkan ada hal yang sangat menggelitik ketika saya berkunjung ke RSU Prof. W. Z. Yohanes Kota Kupang, ada larangan "DILARANG MAKAN SIRIH PINANG" yang terpasang di beberapa bagian di rumah sakit. WHAT?? Di rumah sakit ada larangan makan sirih pinang??? dalam pikiran saya, masa sih di tempat umum seperti ini, dan tempat orang sakit begini, orang-orang masih sempat mengotorinya dengan makan sirih pinang??! haha, cukup lucu, apalagi tepat di bawah plang larangan tersebut banyak ludah bekas orang-orang makan sirih pinang, tidak ada yang peduli dengan peraturan tersebut, semua orang tetap asyik makan sirih pinang.

daun sirih
Saya heran, seperti apa sih rasanya makan sirih pinang sehingga banyak orang yang kecanduan? bahkan nyaris setiap menit dalam hidup mereka tidak dapat dipisahkan dari mengunyah sirih pinang.
Ada 2 cara untuk menikmati buah pinang, yang pertama adalah makan buah pinang yang sudah dipotong-potong dan dikeringkan, wujudnya kurang lebih mirip snack choco-crunch. Saya dulunya sempat heran ketika belanja di pasar banyak choco-crunch yang dibiarkan berjajar di jalan dan tidak di kemas, ketika saya tanya kepada penjualnya ternyata itu adalah tumpukan pinang, haha
Cara kedua untuk menikmati buah pinang adalah dikunyah langsung ketika masih berwujud buah utuh, tetapi cara ini saya lihat jarang dilakukan.
Setelah makan buah pinang, maka berikutnya disusulkan dengan makan sirih, bisa dari batang atau daunnya, lalu ditambahkan dengan kapur. Nah kapur inilah yang menyebabkan reaksi dengan buah pinang dan sirih sehingga menghasilkan warna merah. bahkan ada beberapa orang yang menambahkan tembakau setelahnya, katanya lebih mantap.
 Harga sirih pinang di pasar cukup murah, tetapi orang-orang di Timor atau mungkin di NTT, merasa sangat terhormat dan luar biasa senang kalau kita bawakan oleh-oleh sirih pinang daripada kita bawakan buah pisang atau buah-buahan yang lain.
bungkusan kapur yang sudah di kemas untuk siap disantap denagan buah pinang dan sirih

Lalu terbesit keinginan saya untuk mencoba, bapak parkiran di kantor saya dengan senang hati membagikan sedikit sirih pinangnya untuk saya coba. 
dan tibalah hari itu, hari bersejarah dalam hidup saya: mengunyah sirih pinang
Yang pertama saya makan adalah buah pinang, si choco-crunch palsu, dan waw! buah kering itu keras sekali, bahkan butuh usaha ekstra untuk gigi-gigi saya untuk mengunyahnya, tetapi buah ini tidak mempunyai rasa. berikutnya saya susulkan mengunyah batang sirih dan olalalaaa... rasanya seperti pedas-pedas gimana gitu, kalau dalam bahasa jawa kita menyebutnya "sepet", tidak habis saya kunyah sudah saya muntahkan semua dari mulut saya, padahal saya belum mencoba kapurnya, tapi saya tidak tega mencoba karena sepertinya akan terasa panas, dan apalagi kalau ditambahi tembakau, secara medis sangat tidak sehat sekali, karena sama seperti rokok, bisa menyebabkan kanker.
Entahlah saya tidak habis pikir apa enaknya mengunyah sirih pinang, saya tidak kuat dan tidak ingin mencoba lagi, memang sih setelah makan sirih pinang rasanya gigi lebih fresh karena batang sirih rasanya agak pedas-mint begitu. Mungkin butuh waktu yang cukup lama dan terus menerus hingga menimbulkan ketagihan, tapi saya menyerah saja, saya tidak ingin ketagihan, gigi saya tidak cukup kuat.
Ketika saya tanyakan pada beberapa orang kelebihan makan sirih pinang, jawaban dari mereka cukup lucu dan membuat saya tertawa, diantaranya: "Nona, makan sirih pinang itu bagus, bikin mata jadi terang!" entahlah saya tidak tau bagaimana korelasinya, mungkin karena hanya mengunyah sekali jadi saya belum mendapatkan efek samping mata terang tersebut. Ada pula yang menjawab: "Eiiiih Nona wajar sa kalau son tau enaknya makan sirih pinang, bikin enak kalau main gila sama istri na, makanya sampai tua begini beta masih kuat main." kurang lebih artinya begini: "wajar saja nona belum tahu efek samping enaknya makan sirih pinang, bikin enak kalau berhubungan dengan istri, makanya sampai tua begini saya masih berhubungan seks"
Olala....
penjual sirih pinang yang memberi saya tips kalau sudah menikah harus banyak-banyak makan sirih pinang :l